MKP Apresiasi Ide Pelestarian Budaya Majapahit

foto
Pengurus Dewan Lembaga Pelestari Adat dan Kebudayaan Majapahit. Foto: RadarMojokerto.JawaPos.com.

BUPATI Mojokerto Mustofa Kamal Pasa mengapresiasi ide-ide segar Dewan Lembaga Pelestari Adat dan Kebudayaan Majapahit terkait dengan pelestarian budaya dan upaya menghidupkan nuansa Majapahit di kabupaten itu.

“Peran aktif dan sinergi lembaga adat dengan pemerintah, mampu membangkitkan kembali gairah seni budaya maupun kearifan lokal,” kata bupati yang sering disebut MKP itu di sela audiensi dengan Dewan Lembaga Pelestari Adat dan Kebudayaan Majapahit di peringgitan rumah dinas bupati, seperti dikutip AntaraJatim, pekan lalu.

Ia mengemukakan, peranan aktif dari lembaga pemerhati seni adat dan budaya maupun kearifan lokal, sangat dibutuhkan demi eksisnya identitas budaya asli di Kabupaten Mojokerto.

“Kami menyambut positif ide-ide segar dari Dewan Lembaga Pelestari Adat dan Kebudayaan Majapahit. Selanjutnya akan kami komunikasikan lebih lanjut bagaimana langkah selanjutnya,” kata bupati yang didampingi Plt Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Mojokerto Didik Chusnul Yakin.

Sementar juru bicara Dewan Lembaga Pelestari Adat dan Kebudayaan Majapahit, Ki Gitut menyampaikan beberapa program kerja jangka panjang maupun pendek, di antaranya adalah harapan untuk mereplika kembali Kerajaan Majapahit.

“Nantinya ada suatu kawasan yang bisa dimanfaatkan sebagai objek wisata, dengan kekhasan Majapahit yang kental sebagai daya tariknya. Mencari nasab atau keturunan Majaphit, dan sowan ke paguyuban raja-raja Nusantara juga merupakan bagian dari impian kami,” katanya.

Sementara itu, ketua rombongan kegiatan, Purwanto, menyampaikan maksud yang senada dengan Gitut. Dirinya menambahkan jika mereka ingin membentuk badan pelestari desa di tiap wilayah Kabupaten Mojokerto.

“Kami ingin bersinergi dengan pemerintah maupun masyarakat, yang memiliki pandangan serta harapan sejalan dengan visi misi kami,” katanya.

Menurutnya, jika kawasan khas Majapahit bisa segera direalisasikan, pihaknya juga berharap ada bangunan tempat-tempat ibadah seluruh agama yang diakui di Indonesia.

“Tidak lupa fasilitas dan sarana pendukung seperti sentra kerajinan khas Majapahit dan pusat kuliner. Itu mimpi kami, semoga bisa diwujudkan segera,” Purwanto dalam keterangan pers.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto yang sangat serius meletakkan Majapahit dalam tiap sendi pembangunan. Contohnya Kampung Majapahit, pembangunan pendopo kecamatan, serta infrastruktur jalan,” imbuhnya. (ant)

Add Comment