Tari 1000 Barong Tutup Pekan Budaya Kediri

foto
Tari kolosal 1000 Barong menutup acara Pekan Budaya dan Pariwisata Kediri. Foto: Bangsaonline.com.

Tari kolosal 1000 Barong Nusantara menjadi puncak acara Pekan Budaya dan Pariwisata ke 11, Sabtu (15/8) sore. Acara yang diselanggarakan Pemerintah Kabupaten Kediri, yang di gelar di area kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) ini mampu menyedot antusiasme puluhan ribu penonton.

Puncak acara Pekan Budaya dan Pariwisata yang dihadiri Wakil Bupati Kediri, Drs H Masykuri MM dan para pejabat Pemkab itu juga dihadiri tamu undangan Duta kesenian dari Bontang Kalimantan Timur, Semarang, Wonosobo, Nganjuk, Trenggalek, DKI Jakarta, Malang, Blitar, Tulungagung, Boyolali, Salatiga dan Grobokan.

Selain tari kolosal 1000 Barong, para penonton ini juga dihibur kesenian tarian budaya tari perang dari Bontang Kaltim, tari ngincek atau kepang dari Lamongan dan tari Songgo langit dari Kabupaten Kediri. Pemkab Kediri sengaja mengundang seni tari dari luar daerah sebagai bentuk wujud pengenalan seni budaya kepada masyarakat.

“Sengaja kami mengundang tarian dari daerah lain, untuk mengenalkan kesenian budaya dan melekatkan kesenian. Dan nguri-nguri budaya tetap kita lestarikan,” terang Drs H Masykuri seperti diktuip Bangsaonline.com.

Wakil Bupati Kediri ini mengatakan, penari yang terlibat dalam tari seribu barongan yang digelar dari tahun ke tahun ini semakin meningkat. Hal itu terbukti dari tahun sebelumnya berjumlah 1000 kini menjadi 1700 penari barong. “Tari barongan ini adalah khas Kabupaten Kediri. Harapan kami tari kesenian tradisional semakin dikenal,” ujarnya.

Sekedar diketahui, tari kolosal 1000 Barong ini mempersiapkan waktu yang cukup lama untuk memadukan tarian barongan. Pasalnya, peserta yang ikut pentas bukan hanya dari Kabupaten Kediri. “Tamu undangan dari daerah lain juga berpartisipasi menari untuk tari barongan,” papar Ketua Pasjar Kab Kediri Hary Pratondo. (ist)

Add Comment