Bangkalan Kurang Serius Garap Wisata Budaya

foto
Pengerap bersiap memacu sapi kerapnya di Alun-Alun Kota Bangkalan beberapa waktu lalu. Foto: Jawapos.com/Badri Stiawan.

Kerapan sapi salah satu wisata budaya di Bangkalan yang potensial untuk dikembangkan. Buktinya, wisatawan dalam negeri dan mancanegara selalu hadir saat event tradisi Madura itu digelar. Karena itu DPRD Bangkalan mendesak pemerintah untuk menggenjot potensi tersebut.

Anggota Komisi D DPRD Bangkalan Abdurrahman berharap ada pengelolaan serius dari pemerintah dalam mengembangkan wisata budaya. Utamanya, dalam memberikan daya tarik kepada wisatawan yang berkunjung ke Kota Salak. Apalagi, setiap tahunnya pengunjung wisatawan ke Bangkalan terus mengalami penurunan.

”Bisa dengan membuat paket kunjungan. Misal mengunjungi wisata A dan B bisa mendapat bonus pertunjukan budaya,” sarannya seperti dikutip Jawapos.com, pekan lalu.

Jika sektor wisata bisa dikelola dengan baik, kata Abdurrahmanmaka akan sangat membantu dari segi pendapatan asli daerah (PAD). ”Sangat besar pendapatan yang bisa didapatkan kalau diperhatikan dengan serius. Kami harap bisa dikelola dengan baik,” harapnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan Lily Setiawaty Mukti berencana melakukan terobosan. Salah satunya dengan memberikan sambutan kepada pengunjung dengan menghadirkan wisata budaya.

”Bisa juga dengan menghidupkan wisata budaya. Seperti halnya Bali. Jadi bukan hanya tempat wisatanya saja yang jadi daya tarik, tradisi dan budayanya juga,” papar Lily kemarin.

Pihaknya juga sempat menghadirkan wisata budaya kerapan sapi beberapa waktu lalu bagi para tamu kunjungan. Untuk itu, sangat memungkinkan untuk mengolaborasikan wisata budaya dengan potensi kunjungan lainnya.

”Jadi ketika ada pergelaran kerapan sapi, beberapa masakan kuliner dijejer di lokasi yang sama. Untuk pengunjung dengan paket perjalanan tertentu, bisa mendapatkan pelayanan kunjungan wisata ke tempat lain,” paparnya.

Menurut Lily, untuk merealisasikan rencana tersebut memerlukan tahapan. Semua pihak juga harus ikut berperan. ”Kami akan coba bicarakan dengan semua pihak nanti,” pungkasnya. (sak)

Add Comment