Puslit Arkenas Ekskavasi Candi Banjarsari

foto
Saat Tim Puslit Arkenas Kemendikbuddi Candi Banjarsari Nganjuk. Foto: Bangsaonline.com.

Temuan situs dan sejumlah benda bersejarah di Nganjuk akhirnya mendapat perhatian dari pusat. Tim dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Puslit Arkenas) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan meneliti sejumlah situs di Nganjuk. Mereka melakukan ekskavasi Candi Banjarsari, Kecamatan Ngronggot.

Kasi Sejarah, Seni Tradisi, Museum, dan Kepurbakalaan Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga, dan Kebudayaan (Disparporabud) Nganjuk Amin Fuadi seperti diberitakan Koran Jawa Pos mengatakan, tim dari Puslit Arkenas dan BPCB Trowulan berada di Nganjuk hingga Rabu (11/10).

“Mereka meneliti sejumlah situs dan benda purbakala yang ditemukan di Nganjuk beberapa tahun terakhir,” kata Amin yang hingga kemarin menemani tim berkeliling ke sejumlah situs di Nganjuk.

Amin menambahkan, dalam lima hari berada di Nganjuk, tim Arkenas mengunjungi sejumlah situs. Mulai kampung kuno di Pesudukuh, Kecamatan Bagor, hingga kampung kuno di Dusun Tempuran, Desa Banarankulon, Kecamatan Bagor.

Tim juga mengunjungi kampung kuno di tiga lokasi. Yaitu, Dusun Awar-Awar, Desa Mancon, Kecamatan Wilangan; Dusun Banjarsari, Desa/Kecamatan Wilangan; dan di Dusun Plading, Desa Ngumpul, Kecamatan Bagor.

“Tim juga mendatangi beberapa candi dan petilasan bersejarah yang ada di Nganjuk. Termasuk petilasan Gajahmada di Lambang Kuning, Kertosono,” lanjut Amin.

Di antara beberapa lokasi itu, tim Arkenas memutuskan untuk mengekskavasi Candi Banjarsari di Desa Banjarsari, Kecamatan Ngronggot, yang ditemukan akhir Januari 2016. Mereka menggali lebih dalam untuk mengetahui struktur dan bentuk candi. (jpg)

Add Comment