Calender Of Event Sumenep 2018 Diluncurkan di Jakarta

foto
Launching “Visit And Calender Of Event Sumenep 2018: Intresting and Healthy” di Jakarta. Foto: Istimewa.

Sebagai daerah yang punya potensi wisata yang besar, Kabupaten Sumenep di Pulau Madura Jatim memang kini terus menggenjot sektor pariwisata sebagai sektor unggulan pendulang devisa bagi daerah. Kabupaten Sumenep kini mulai memikirkan cara untuk terus memperkenalkan potensi pariwisatanya.

Salah satunya dengan meluncurkan kalender event pariwisata di tahun 2018 mendatang yang diberi nama “Visit and Calender Of Event Sumenep 2018: Intresting and Healthy”. Launching dilakukan di Balairung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Jakarta, awal Desember 2017 lalu.

Bupati Sumenep Busro Karim seperti dilaporkan BeritaSatu.com berharap event ini akan mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisawatan ke Sumenep yang dinilai punya potensi besar dalam destinasi pariwisatanya.

“Sumenep sebagai daerah yang berada di ujung timur pulau Madura memiliki banyak destinasi menarik yang patut dikunjungi. Melalui 39 event yang akan kita selenggarakan selama tahun 2018 mendatang diharapkan Sumenep bisa dikenal luas sebagai daerah tujuan wisata yang menarik,” ujar Busro Karim usai peluncuran acara.

Nantinya akan ada event festival budaya, religi, sejarah, olahraga, serta festival kesehatan. Sumenep merupakan satu-satunya daerah di Indonesia yang mengenalkan destinasi kesehatan dimana Pulau Gili Iyang memiliki kadar oksigen tertinggi kedua di dunia setelah Yordania.

“Ini bisa dibuktikan dengan masih banyaknya orang yang tinggal disana memiliki umur yang panjang bahkan ada yang sampai umur 150 tahun tapi masih sehat dan sanggup bekerja,” ungkap bupati.

Dia berharapan wisatawan akan dapat mengunjungi Sumenep diwaktu-waktu penyelenggarakan event tersebut. Di samping itu, keramahtamahan dan kesiapan masyarakat menyambut wisatawan pun diharapkan membuat wisatawan betah menjelajah Sumenep.

“Kita di Sumenep itu berusaha merubah imej jelek tentang suku Madura. Karena disadari atau tidak imej negatif tentang suku Madura itu memang menjadi kendala berkembangnya pariwisata di sana. Oleh sebab itu, Sumenep berusaha merubah imej itu dengan keramahtamahan masyarakatnya, dengan keasrian budayanya dan juga keindahan alamnya,” jelasnya.

Selain akan ada Festival Karapan sapi Tradiosional, event besar yang akan diselenggarakan di Sumenep akan juga ada festival budaya dan keraton Sumenep yang hingga kini masih dilestarikan. (ist)

Add Comment