Dirjen IKM Kemenperin Dukung Kiprah HLB Surabaya

foto
Dirjen IKM Kementerian Perindustrian Gati Wibaningsih (tengah) di galeri HLB. Foto: dok.

Kementerian Perindustrian RI berkomitmen mendukung perkembangan industri kecil dan menengah (IKM) dengan memfasilitasi kegiatan pameran dan promosi lainnya.

“Kami pasti mendukungnya, terlebih IKM-IKM yang memiliki potensi bagus dan berkembang,” ujar Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian Gati Wibaningsih di sela kunjungannya ke Galeri Huraira Leather Bag (HLB) di Jl Jambi No 3 Surabaya, Selasa (27/2).

Huraira Leather Bag (HLB) satu-satunya IKM produk kulit premium asal Kota Surabaya yang namanya sudah dikenal secara internasional.

Pihaknya berharap dengan keterlibatan IKM-IKM, termasuk yang ada di daerah, berkegiatan di tempat atau bahkan negara lain maka akan makin memperkenalkan produk Indonesia ke internasional.

Selain itu, bentuk fasilitas yang diberikan yakni memasarkannya secara dalam jaringan (online) dan luar jaringan (offline) untuk diperkenalkan lebih luas.

“Salah satunya seperti yang dilakukan HLB ini, pemasarannya sangat luar biasa dengan `offline` maupun `online`. Tapi, manfaat melihat di lokasi bisa mengetahui kualitasnya secara langsung,” ucapnya seperti dilaporkan Antara Jatim.

Menurut dia, produk-produk yang dihasilkan HLB kreatif dan berkualitas karena tak hanya asal membuat, akan tetapi juga berdasarkan desain hampir sempurna.

Pemilik HLB, Siti Huraira mengapresiasi upaya Kemenperin RI mendukung dan memfasilitasi produk-produk IKM agar lebih berkembang sekaligus dikenal di mancanegara.

Dalam waktu terdekat, pihaknya akan mengikuti pameran kelas internasional, seperti Indonesian Taiwan Week 2018 pada 21-27 Maret 2018 di Taiwan dan Mustermesse Basel di Swiss pada April mendatang.

“Di Taiwan, temanya nanti adalah `bridge` atau jembatan. Kami nanti mempromosikan jembatan yang menjadi ciri Jawa Timur, yaitu Suramadu sekaligus sebagai inspirasi,” katanya.

Ia juga menargetkan memperkenalkan sekaligus memasarkan produk-produk karya IKM dalam negeri tidak kalah dengan produk asing serta mampu bersaing. (ist)

Add Comment