Ada Sertifikasi Guide pada Program Seribu Dewi

foto
Puti Guntur Soekarno bersama Pokdarwis di Tulungagung. Foto: PDI Perjuangan Jatim.

Sertifikasi pemandu wisata menjadi bagian dari program Seribu Dewi (Desa Wisata) pasangan calon gubernur-wakil gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) – Puti Guntur Soekarno (Mbak Puti).

Menurut Puti, pemberian sertifikat bagi pemandu wisata, termasuk untuk pemandu wisata di tempat-tempat wisata berbasis desa, bakal dilakukan setelah dia bersama Gus Ipul dipercaya memimpin Provinsi Jawa Timur.

Rencana pemberian sertifikat ini pun dimasukkan dalam langkah kerja program Seribu Dewi. Komitmen pasangan cagub-cawagub Jatim nomor urut dua ini disampaikan, setelah mendengar keluhan dari kelompok sadar wisata (pokdarwis)

“Kami tengah merancang program, bagaimana guide di tempat-tempat wisata berbasis kemasyarakatan itu juga mendapat sertifikat,” kata Puti Guntur, pekan lalu di Tulungagung.

Sehingga, lanjut Puti, nantinya Jawa Timur akan memiliki guide berkualitas yang bisa menjadi pemandu bukan hanya untuk turis lokal, namun juga mancanegara.

“Tantangan ke depan, memang setelah mengenalkan kepada dunia, tugas kita adalah memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan,” urai mantan anggota Komisi X DPR RI yang di antaranya membidangi sektor wisata ini.

Seiring dengan sertifikasi pemandu wisata, pihaknya juga menyiapkan pelatihan kepada masyarakat, khususnya anak-anak muda yang terlibat dalam kepariwisataan di daerahnya. Langkah itu juga sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas pariwisata di Jawa Timur.

Puti menambahkan, sektor pariwisata memang termasuk salah satu program yang akan menjadi fokus pengembangannya. Untuk program ini, Gus Ipul sudah mempercayakan kepada dirinya terkait pengembangan sektor wisata.

Menurutnya, pengembangan pariwisata di Jawa Timur selama ini belum menjangkau dua hal. Yakni, membangun pariwisata berbasis desa serta meningkatkan kualitas kreasi melalui pemberdayaan masyarakat.

Tak hanya itu, dia juga menyiapkan penguatan modal hingga promosi lewat digital. “Sehingga, nantinya bukan hanya menjadi konsumsi internal dalam negeri, namun juga hingga luar negeri,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Pokdarwis Tulungagung, Karsi Nero Sutamprin mengatakan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk sadar wisata sangat diperlukan. Terutama dalam hal memperbanyak pemandu wisata.

Hal ini dia sampaikan di acara pertemuan 40 pokdarwis se-Kabupaten Tulungagung dengan Cawagub Puti Guntur Soekarno di tempat wisata Gunung Budheg, Tulungagung.

“Memang harus ada standarisasi di segala bidang, terutama SDM-nya. Apalagi, saat ini Tulungagung sudah dilirik baik wisatawan nasional maupun internasional,” kata Karsi.

Pihaknya mendukung program Gus Ipul-Mbak Puti yang berfokus dalam penguatan SDM serta standarisasi guiding. “Satu destinasi wisata idealnya memiliki dua guide bersertifikat,” sebutnya. (sak)

Add Comment