Khofifah Napak Tilas di Pertapaan Ken Arok

foto
Khofifah napak tilas di pertapaan Ken Arok. Foto: Merdeka.com/Mochammad Andriansyah.

Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa napak tilas ke Patirtan Taman Pasupati, Malang yang merupakan pura peninggalan Ken Arok, pendiri Kerajaan Singasari. Cagub nomor urut 1 ini ingin cagar budaya yang menjadi kekayaan Jawa Timur tetap lestari.

Ken Arok atau ditulis Ken Angrok dengan gelar Sri Rajasa San Amurwabhumi, memerintah Singasari di tahun 1222 hingga 1227. Dari Ken Arok inilah lahir raja-raja besar di Nusantara. Salah satu keturunan Ken Arok yang terkenal adalah pendiri Kerajaan Majapahit, Raden Wijaya dengan gelar Naraya Sanggramawijaya Sri Maharaja Kertarajasa Jayawardhana.

“Siapa saja yang datang ke sini (Patirtan Taman Pasupati), pasti sukses. Sudah banyak yang datang ke sini dan sukses. Ibu (Khofifah) di Pilgub ini kalau tidak ada sesuatu akan berhasil,” ucap juru kunci pura, Romo Irwai dikutip dari rilis tim Khofifah-Emil, pekan lalu dikutip Merdeka.com.

Sebelum napak tilas ke pura peninggalan suami Ratu Ken Dedes itu, Khofifah lebih dulu menyapa warga di sejumlah tempat di Malang. Kemudian blusukan ke Desa Jenglong, dan napak tilas ke salah satu cagar budaya di kaki Gunung Kawi pada malam harinya.

Mantan Menteri Sosial ini kemudian menuju tempat hening di lereng Gunung Kawi. Untuk mencapai tempat pertapaan Ken Arok, Khofifah masih harus berjalan menyusuri jalan setapak. Sampai di Pura Patirtan Taman Pasupati, ketua umum PP Muslimat NU ini disambut si juru kunci pura, Romo Irwai.

Pura tempat pengasingan Ken Arok sebelum mendirikan Kerajaan Singasari ini, terdapat candi yang diapit patung khas Hindu. Candi ini bernama Candi Bentar yang lekat dengan warna hitam. Di sisi kanan candi terdapat kolam dan Patung Dewi Sarasvati dengan balutan warna putih.

Melihat keindahan cagar budaya ini, Khofifah mengaku kagum. “Ini berada di hutan, sangat hening dan masih terjaga keorisinilanya,” kata Khofifah penuh kekaguman. (ita)

Add Comment