Institut Francais Kepincut Seni Budaya Sumenep

foto
Foto bersama rombongan IFI dengan Bupati Sumenep A Busyro Karim dan Kadsibudparpora. Foto: PortalMadura.com.

Institut Francais Indonesia (IFI) ‘kepincut‘ dengan seni-budaya yang dimiliki warga Kabupaten Sumenep, Madura. Lembaga dibawa kendali Kedutaan Besar Prancis di Indonesia itu mengajak kerjasama dan menjadwalkan tampil bareng (kolaborasi) seni budaya, Mei 2018 di Kabupaten Sumenep.

Keinginan pihak IFI tersebut disampaikan langsung oleh Direktur IFI Benoit Bavausel pada Bupati Sumenep A Busyro Karim, di rumah Dinas Bupati Sumenep, pekan lalu.

“Saya bersama rombongan bertemu dengan bapak Bupati untuk membicarakan kolaborasi seni dan budaya Sumenep dengan Prancis. Intinya, kami ke Sumenep untuk memadukan kedua gaya seni dan budaya dua negara Indonesia yakni Sumenep dan Prancis,” kata Benoit Bavausel, usai bertemu dengan orang nomor satu di Sumenep, dikutip PortalMadura.com.

Ia mengaku senang bisa bertemu dengan Bupati dan sangat terbuka. “Terima kasih,” ujarnya. Dan pihaknya yakin, kolaborasi seni budaya yang digarap seniman Sumenep dengan Prancis akan menarik dan menajubkan.

Bupati Busyro Karim menyambut baik kedatangan dan rencana IFI tersebut. “Ini bagus dan saya merespon baik. Insyaallah digelar bulan Mei ini. Sumenep sendiri kan banyak even,” kata Busyro.

Menurutnya, yang sangat mungkin dalam pertunjukan kolaborasi tersebut, yakni seni bela diri (pencak silat) dan topeng. “Dua seni itu yang kayaknya bisa dipadukan,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora), Sufiyanto, menjelaskan, usai pertemuan antara pihak IFI dengan Bupati, rombongan IFI langsung melakukan survie lokasi. “Ini sedang survei lokasi,” jelasnya.

Pihaknya akan mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan kebutuhan kolaborasi seni-budaya Prancis dengan Sumenep. “Kami akan berusaha maksimal agar kolaborasi itu benar-benar ada dampak positif bagi masyarakat Sumenep,” pungkasnya. (pmc)

Add Comment