Sudah 246.446 Wisatawan Kunjungi Sumenep

foto
Dua wisman berswafoto dengan latar belakang penampilan kelompok musik “ul-daul” di Sumenep. Foto: Dok Antarajatim.com.

Tiga bulan pertama di tahun 2018 ini, sebanyak 246.446 wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara mengunjungi objek wisata di Kabupaten Sumenep.

“Itu sesuai data dari pengelola 25 objek wisata yang kami pantau pergerakan kunjungan wisatawannya, baik di wilayah daratan maupun kepulauan,” kata Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep Sufiyanto dikutip Antara Jatim, Jumat (13/4).

Rinciannya sebanyak 246.004 wisatawan nusantara dan 442 wisatawan mancanegara (wisman) dari sejumlah negara.

Sesuai data di Disparbudpora Sumenep, objek wisata yang dikunjungi wisman hanya sembilan tempat, di antaranya Pantai Gililabak di Pulau Gililabak, Kecamatan Talango, Pantai Sembilan di Pulau/Kecamatan Giligenting dan Pantai Lombang di Batang Batang.

Sementara objek wisata di Sumenep yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan nusantara adalah Asta Tinggi di Desa Kebun Agung, Kecamatan Kota.

Asta Tinggi adalah kawasan pemakaman khusus para raja, kerabat, dan keturunannya yang berada di dataran tinggi dan dibangun pada 1750-an.

Jumlah wisatawan nusantara yang berkunjung ke Asta Tinggi pada triwulan pertama tahun ini sebanyak 55.695 orang.

“Objek wisata yang dikelola oleh warga/swasta di Sumenep makin banyak. Ini tentunya harus kami apresiasi. Kami pun harus bersinergi dengan pengelolanya agar memberikan pelayanan maksimal kepada wisatawan,” kata Sufiyanto.

Jumlah objek wisata yang dipantau Disparbudpora Sumenep pada 2016 sebanyak 20 tempat, 2017 sebanyak 22 tempat, dan tahun ini sebanyak 25 tempat.

Hingga sekarang hanya tiga objek wisata yang dikelola secara resmi oleh Pemkab Sumenep, yakni Museum dan Keraton Sumenep di Kecamatan Kota, Pantai Lombang di Batang Batang, dan Pantai Slopeng di Dasuk. (*)

Add Comment