Arkeolog Temukan Denah Candi Kerajaan Kediri

foto
Situs Peninggalan Kerajaan Kediri. Foto: Merdeka.com/Imam Mubarok.

Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Puslitarkenas) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengakhiri ekskavasi tahap ketiga terhadap Situas Adan-Adan dan Situs Wonorejo di Kabupaten Kediri beberapa waktu lalu.

Puslitarkenas memastikan dua struktur batu dan bata di dua lokasi berbeda tersebut adalah bangunan candi dan petirtaan yang saling berkaitan pada era Kerajaan Kediri.

Pada ekskavasi tahap tiga ini Puslitarkenas Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan sudah berhasil membongkar denah Situs Adan-Adan Di Kecamatan Gurah dan Situs Wonorejo di Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri. Pada Situs Adan-Adan, tim peneliti menemukan struktur bangunan candi dari bahan batu dan bata dengan sudut berukuran 8×8 meter.

Ketua Tim Puslitarkenas Sukawati Susetyo, seperti dikutip Merdeka.com mengatakan, terbukanya denah bangunan candi diawali dari penemuan dua buah makara sudut sebagai titik awal pencarian. Temuan lain berupa kepala kala berukuran besar tetapi belum selesai proses pengerjaan atau unfinishing.

Sedangkan di Situs Wonorejo berupa struktur bangunan petirtaan dari bata yang ditengarai tersambung langsung dengan sungai yang ada di sekitarnya.

“Bangunan petirtaan yang disebut sebuah embung ini memiliki keterkaitan langsung dengan candi adan-adan yang letaknya tidak terpaut jauh. Kedua bangunan sejarah ini diyakini peninggalan zaman Kerajaan Kediri atau Mataram Kuno di Abad Ke-9,” kata Sukawati.

Untuk memastikan pereode tahun bangunan tim Puslitarkenas akan melakukan pemeriksaan melalui karbon dating terhadap bahan struktur batu maupun bata . Sementara itu ekskavasi tahap tiga ini dianggap selesai dan akan dilanjutkan pada pereode keempat yang diperkirakan pada bulan Oktober 2018 mendatang .

Fokus penelitian nantinya untuk melanjutkan pencarian denah guna mengungkap bangunan secara utuh, termasuk kemungkinan adanya bangunan wihara yang berada di sekitar candi dan petirtaan. (mer)

Add Comment