Ketika ‘Borobudur’ Berseliweran di Kota Paris

foto
Foto Borobudur menghiasi bus transportasi yang berseliweran di Paris. Foto: BeritaSatu.com.

Menjadi salah satu kebanggaan Indonesia, Candi Borobudur kini dibikin makin moncer. Jelas, mahakarya peninggalan sejarah ini, menjadi salah satu unggulan pariwisata, maka promosinya pun gencar sampai ke Eropa.

Lihat saja, foto-foto Borobudur menghiasi bus transportasi yang berseliweran di Kota Paris, bahkan masuk paket tiket internasional dengan transportasi domestik dan maskapai penerbangan pada IFTM Top Resa 2018 di Porte de Versailles, Paris, Prancis. Pameran IFTM Top itu berlangsung pada 25-28 September 2018.

Deputi Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata (Kempar), Nia Niscaya mengatakan IFTM Top Resa 2018 merupakan salah satu bursa pariwisata internasional terbesar di Prancis.

“Mewadahi kalangan industri pariwisata seluruh dunia yang mengembangkan hubungan bisnis baru di bidang pariwisata. Sekaligus meningkatkan hubungan bisnis yang ada secara efektif dan efisien,” kata Nia kepada Antara di London, seperti dikutip BeritaSatu.com.

Tentu Kempar memiliki pertimbangan matang mempromosikan Borobudur. “Sebagai warisan budaya dunia yang sudah diakui UNESCO, jelas Borobudur punya nilai jual sangat tinggi, sehingga ia menjadi bagian dari branding ‘Wonderful Indonesia’ di luar negeri, khususnya di Eropa. Ini langkah yang sangat strategis,” kata Tazbir MH dari Tim Calender of Event Kempar, yang juga mantan asisten deputi bisnis Kempar.

Tazbir benar, Borobudur adalah kuil dan sekaligus menumen Buddha terbesar di dunia yang begitu memesona. Terletak di Magelang, Jawa Tengah, candi berbentuk stupa ini berada di atas bukit yang dikelilingi dua pasang gunung kembar.

Di sebelah barat laut menjulang Gunung Sundoro-Sumbing, dan di timur laut berdiri Merbabu-Merapi. Sedangkan di utara ada Bukit Tidar, dan bagian selatan terlihat jajaran perbukitan Menoreh.

Bahkan, Borobudur pun sangat dekat dengan pertemuan dua sungai, yaitu Sungai Progo dan Sungai Elo di sebelah timur.

Legenda Jawa

Menurut legenda Jawa, daerah seperti ini dikenal sebagai dataran Kedu yang dianggap suci dalam kepercayaan Jawa, bahkan diagungkan sebagai Taman Pulau Jawa karena keindahan alam dan kesuburan tanahnya.

Sebagai bukti daya pikat Borobudur yang mendunia ini adalah kedatangan banyak tokoh dari berbagai belahan muka bumi ini ke sini.

Salah satunya adalah Presiden ke-44 Amerika Serikat, Barack Obama, yang menjejakkan kakinya ke Borobudur pada Rabu 28 Juni 2017.

Obama menyatakan kekagumannya pada struktur bangunan candi. Ia juga sempat bertanya berapa orang yang membangun candi ini dan dibutuhkan berapa generasi.

Bangunan yang dikagumi Obama ini terdiri enam teras berbentuk bujur sangkar. Di atasnya terdapat tiga pelataran melingkar yang pada dindingnya dihiasi 2.672 panel relief dan aslinya terdapat 504 arca Buddha.

Stupa utama terbesar teletak di tengah sekaligus memahkotai bangunan ini, dikelilingi tiga barisan melingkar 72 stupa berlubang yang di dalamnya terdapat arca Buddha duduk bersila dalam posisi teratai sempurna dengan mudra (sikap tangan), dharmachakra mudra (memutar roda dharma).

Menurut sejumlah literatur, Borobudur dibangun sekitar tahun 800 Masehi. Kurun waktu ini sesuai dengan kurun antara 760 dan 830 M, masa puncak kejayaan wangsa Syailendra di Jawa Tengah.

Pembangunan Borobudur diperkirakan menghabiskan waktu 75 tahun sampai 100 tahun lebih dan benar-benar dirampungkan pada masa pemerintahan Raja Samaratungga pada tahun 825.

Magnet Borobudur

Jauh-jauh hari sebelum Obama datang, pesohor pertama yang datang ke Borobudur adalah aktor Charlie Chaplin. Ia datang pada 1932. Ketika ia datang, candi yang ditemukan pada 1814 ini masih dalam penelitian dan pemugaran.

Adalah Sir Thomas Stamford Raffles, yang saat itu menjabat sebagai gubernur jenderal Inggris atas Jawa yang pertama kali menyadari keberadaan bangunan Borobudur. Sejak itulah, Borobudur diselamatkan dan dipugar.

Proyek pemugaran terbesar digelar pada kurun 1975-1982. Lalu, atas upaya Pemerintah Republik Indonesia dan UNESCO, situs bersejarah ini masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia.

Magnet Borobudur tentu saja menarik perhatian aktor papan atas Holywood Richard Gere pada 27 Juni 2011. Sebagai penganut agama Buddha, pemeran utama film Pretty Woman ini juga melakukan ritual mengelilingi candi.

Ia menelusuri tingkatan hidup manusia dalam ajaran Buddha yang terpancarkan dalam relief Borobudur.

Para peziarah seperti Gere, masuk melalui sisi timur memulai ritual di dasar candi dengan berjalan melingkari bangunan suci ini searah jarum jam.

Lalu naik ke undakan berikutnya melalui tiga tingkatan ranah dalam kosmologi Buddha. Ketiga tingkatan itu adalah kamadhatu (ranah hawa nafsu), rupadhatu (ranah berwujud), dan arupadhatu (ranah tak berwujud).

Saat perjalanannya itu, Gere berjalan melalui serangkaian lorong dan tangga dengan menyaksikan tak kurang dari 1.460 panel relief indah yang terukir pada dinding dan pagar langkan.

Rasa kagum pula yang membuat Mark Zuckerberg, si pendiri Facebook, diam-diam berkunjung ke Borobudur pada 12 Oktober 2014.

Sebelumnya, kunjungan rahasia dilakukan pesepak bola top David Beckham. Ia, sampai menggunakan jet pribadi dari Singapura ke Yogyakarta untuk melihat Borobudur pada 2007.

Sedangkan petenis dunia yang cantik, Maria Sharapova tak merahasiakan kedatangannya pada 2012. Ia datang di pagi hari menikmati matahari terbit dari atas Borobudur, dan berbagi fotonya di berbagai media. Begitu juga Pangeran dan Putri Norwegia yang tiba di tahun yang sama.

Pangeran Mahkota dari Norwegia, Haakon dan Putri Mahkota dari Norwegia Mette-Marit berkunjung bersama ke Borobudur. Kunjungan tersebut termasuk dalam kunjungan dinas dalam rangka memperat hubungan kenegaraan Indonesia dan Norwegia.

Begitu juga Putri Thailand Putri Kerajaan Thailand Maha Chakri Sirindhorn berkunjung ke Borobudur pada tanggal 10 September 2016. Bahkan ia sudah pernah ke sini pada 1986 dan 1989. Pada 2016 itu pula, Presiden Ukraina Petro Poroschenko menengok Borobudur.

Pilihan Tepat
Jadi sangat tepat Menteri Pariwisata Arief Yahya mamasukkan Borobudur dalam 10 lokasi yang berkarakter dan berpotensi tumbuh, yang disebut Bali baru.

Bahkan Borobudur juga dimasukkan dalam empat prioritas bersama Danau Toba di Sumatera Utara, Mandalika di Lombok, dan Labuan Bajo yang menjadi gerbang Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur.

Melahirkan Bali baru ini adalah upaya Kempar untuk menggeber laju pertumbuhan pariwisata. Sebab, Arief ingin berlari lebih kencang. Secara fakta menyebutkan pariwisata Indonesia berkembang sangat baik, tetappi Arief ingin lebih pesat lagi.

Upaya pemerintah menggeber industri pariwisata diakui mendongkrak pertumbuhan bisnis terkait, misalnya perhotelan dan jasa travel. Hanya saja Menteri Arief ingin lebih baik lagi.

Itulah sebabnya, ia rajin menggelar perlombaan clean tourism city. “Saya mengimbau, masyarakat mengembangkan diri dalam pengembangan pariwisata. Kebersihan paling penting,” katanya.

Indah, nyaman, dan bersih membuat wisatawan betah, dan setelah kembali ke kampung halamannya ia akan merindukan Indonesia lagi. (ist)

Add Comment