Berburu Buku Murah di ‘Big Bad Wolf’ Surabaya

foto
Pengunjung di pameran buku murah ‘Big Bad Wolf’. Foto: harianbhirawa.com.

Pameran buku Big Bad Wolf yang merupakan rangkaian acara Ulang Tahun Provinsi Jawa Timur ke 73 kembali hadir di Surabaya untuk ketiga kalinya.

Pameran buku terbesar di dunia ini merupakan bentuk apresiasi bagi masyarakat Jawa Timur setelah mendapatkan respon yang sangat luar biasa pada penyelenggaraan sebelumnya.

Kali ini, pameran buku Big Bad Wolf diadakan selama 12 hari berturut-turut dan’ 27 September 2018 – 8 Oktober 2018 di JX International Surabaya selama 280 jam nonstop, dengan penawaran diskon mulai dari 60 hingga 80 persen untuk semua buku impor.

Big Bad Wolf beserta Pemprov Jawa Timur sepakat untuk terus hadir dalam meningkatkan minat baca untuk masyarakat di Jawa Timur. Sebagai wujud nyata, pada tanggal 20 September yang Ialu, Big Bad Wolf telah datang dan membagikan langsung 500 buah buku kepada Perpustakaan Kabupaten Malang yang telah berhasil mendapatkan penghargaan lomba perpusdes tingkat Nasional.

Misi untuk menggalakkan budaya membaca sejak dini serta menyediakan akses untuk memperoleh buku yang berkualitas bagi semua kalangan menjadi semangat Big Bad Wolf dalam mempelopon‘ kegiatan ini.

Kedepannya Big Bad Wolf dalam program CSR nya yang disebut dengan program “Red Readerhood’ akan terus menyalurkan dan menyumbangkan buku-buku kepada masyarakat di daerah, bahkan sampai ke pelosok agar seluruh anak dan warga Indonesia dapat membaca buku yang bermutu dan baik.

Dalam bidang Iiterasi, Indonesia masih terus berjuang untuk meningkatkan minat baca masyarakat yang terbilang cukup rendah, namun memiliki potensi peningkatan yang besar jika diberikan fasilitas yang memadai.

Menurut hasil survei Din Perpus dan Arsip Provinsi Jawa Timur dengan Universitas Brawijaya dan Unair minat baca masyarakat Jawa Timur pada tahun 2010 adalah sebesar 42%, peningkatan terjadi di tahun 2016 sebesar 69,75% bertepatan dengan hadimya pameran buku Big Bad Wolf.

Persentase terus meningkat di tahun 2017, yakni sebesar 72%, hal ini merupakan peningkatan yang besar dan patut kita banggakan.

Menurut Uli Silalahi, Presiden Direktur PT Jaya Ritel, disela sela pembukaan di JX Internasional Surabaya, budaya membaca sejak dini perlu disiapkan mengingat derasnya arus informasi di media serta persaingan dalam Masyakarat Ekonomi Asean (MEA).

“Kita perlu mempersiapkan generasi mendatang. Mereka harus siap dengan persaingan global. Untuk itu salah satu kuncinya harus banyak membaca. Budaya membaca hams digalakkan dan ditanamkan sejak dini. sehingga masyarakat bisa semakin pintar,” ujarnya, seperti dikutip Harian Bhirawa.

Pameran buku Big Bad Wolf mencoba memperkenalkan berbagai macam buku bacaan lntemasional seperti buku dalam Bahasa lnggn‘s dan juga Mandarin dengan harga yang sangat terjangkau, agar generasi mendatang terbiasa dengan bahasa International sehingga siap dengan persaingan global.

Tahun ini Big Bad Wolf hadir dengan membawa 3 juta buku dimana 70% bukunya adalah buku anak-anak. Buku yang dihadirkan adalah buku impor dengan bacaan yang menarik sehingga diharapkan anak-anak akan tertarik dan mulai senang untuk membaca.

“Buku merupakan jendela dunia dan membaca adalah kuncinya, untuk memperoleh banyak ilmu maka harus rajin untuk membaca,” ujar Uli yang saat ini dikenal sebagai Ibu Buku.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Bank Mandiri kembali memberi dukungan penuh kepada pameran buku Big Bad Wolf ini sebagai bentuk perwujudan semangat membangun Indonesia.

Bank Mandiri yakin, dengan mempermudah akses terhadap buku-buku berkualitas dengan harga yang sangat terjangkau. Bank Mandiri bisa berkontribusi untuk meningkatkan kecerdasan masyarakat Indonesia. “Kami menjadikan Pameran buku Big Bad Wolf ini sebagai bagian dari rangkaian acara Ulang Tahun Bank Mandiri ke-20,” kata R Eman Djoko Hermawan, Regional CEO Bank Mandiri Regional 8/Jawa 3.

Walaupun harga buku-buku sudah sangat terjangkau, Bank Mandiri memberikan benefit tambahan kepada seluruh pengunjung berupa potongan harga hingga 50% dengan liestapoin, bonus voucher hingga Rp 400 ribu untuk pemegang mandiri kartu debit dan kartu kredit, serta cicilan 0% hingga 6 bulan untuk pemegang mandiri kartu kredit.

“Kami ajak masyarakat Indonesia, khususnya warga Jawa Timur, untuk datang dan memanfaatkan acara bagus seperti ini, dengan harapan agar minat baca semakin meningkat. karena generasi yang gemar membaca akan mampu meningkatkan kecerdasan dan kesejahteraan bangsa,” tambah R Eman Djoko Hermawan. (ita)

Add Comment