Bondowoso Dicanangkan Sebagai Kota Megalitikum

foto
Megalitikum berbentuk lesung di Desa Pekauman Grujugan Bondowoso. Foto: Moh Bahri/TIMES Indonesia.

Banyaknya batu peninggalan purbakala di Bumi Ki Ronggo, Bondowoso, membuat pemerintah setempat, harus bertindak untuk melestarikannya. Salah satu upaya yang sedang ditempuh, dengan mencanangkan Bondowoso sebagai Kota Megalitikum Tahun 2018.

Kegiatan Bondowoso Etno Parade, dan Pencanangan Bondowoso Sebagai Kota Megalitikum, di Alun-alun RBA Ki Ronggo, akhir pekan lalu itu merupakan langkah awal pemerintahan setempat.

Bupati Salwa Arifin menjelaskan, bahwa Kabupaten Bondowoso, merupakan surga mengalitikum yang tersebar di beberapa tempat.

“Situs-situs ini mengandung nilai sejarah, sebagai pembelajaran kesadaran sejarah, yang dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat Bondowoso,” katanya, seperti dilaporkan TIMES Indonesia.

Menurutnya, banyaknya batu megalitikum tersebut, nanti bisa menjadi destinasi wisata sejarah. Dengan adanya wisata diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya, karena batu-batu tersebar di puluhan tempat.

Selain pemanfaatan situs budaya, pelestariannya juga harus digelorakan, yakni dengan menanamkan kesadaran kepada masyarakat, teantang pentingnya menjaga keaslian situs-situs yang dimiliki Bondowoso.

“Sehingga lambat laun, menambah kecintaan kepada benda-benda bersejarah yang ada di kabupaten Bondowoso ini,” harapnya.

Sementara itu, Pembina Dewan Kesenian setempat, Sinung Sudrajat mengatakan, bahwa salah satu kekayaan emas di Bondowoso adalah sebaran megalitikum, yang tidak dimiliki daerah lain, khususnya di Jawa Timur.

“Even ini merupakan langkah awal, dalam rangka menyosialisasikan, bahwa Bondowoso layak menyandang gelar pusat megalitikum di Jawa Timur, dengan 1200 sebaran memegalitik kita,” kata pria, yang juga anggota DPRD Komisi IV tersebut.

Hadir dalam kesempatan itu, perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Timur, Forkopimda, PJ Sekda Agung Trihandono, Kadisdikbud setempat, dan Pembina Dewan Kesenian Bondowoso.

Secara nersama-sama, mereka dan Bupati Salwa Arifin mengalungkan melati, di atas replika batu peninggalan purbakala, sebagai tanda dicanangkannya Bondowoso sebagai Kota Megalitikum Tahun 2018.

Ada Ribuan Batu
Bondowoso memiliki ribuan batu purbakala atau megalitikum yang tersebar di beberapa tempat, dan sebagian besar terdapat di wilayah Selatan, seperti di Kecamatan Grujugan dan Maesan.

Megalitikum yang terdapat di wilayah Selatan berjumlah ratusan situs, dengan berbagai ukuran dan bentuk. Ada Batu Kapak Tajam, Batu Kenong, hingga Batu Lesung berukuran besar.

Batu-batu bersejarah tersebut, sudah dilindungi oleh pemerintah setempat untuk dijadikan wilayah eduwisata. Dilansir dari Pojokpitu, bahkan terdapat puluhan situs, baru ditemukan di awal 2018.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bondowoso, Endang Hardiyanti mengatakan, salah satu potensi emas Bondowoso adalah sebaran kekayaan megalitikum. “Kekayaan ini jarang dimiliki oleh daerah lain, khususnya di Jawa Timur,” katanya.

Ia menjelaskan, peninggalan megalitikum sampai dengan tahun 2018 tercatat berjumlah 1.215. Hal itu, kata dia, berdasarkan hasil rekomendasi dari hasil kegiatan peningkatan partisipasi masyarakat di sekitar cagar budaya. (ist)

Add Comment