Bubur Sengkolo Warnai Syukuran Menang Quick #01

foto
Syukuran atas kemenangan quick count Jokowi – Ma’ruf amin. Foto: Istimewa.

Sejumlah elemen dan relawan 01 menggelar tasyakuran atas kemenangan pasangan Capres 01 versi quick count, Minggu (21/04). Ada yang istimewa dari acara yang diselenggarakan di Sekretariat JOKMA Jatim, Jl Trunojoyo Surabaya tersebut.

Sejumlah relawan perempuan, tampak mengenakan baju kebaya. Sedangkan laki-laki mengenakan adat Jawa, seperti udeng dan sorjan. Tampaknya gabungan dari berbagai relawan sekaligus memperingati Hari Kartini.

Ita Siti Nasyi’ah selaku koordinator Konunitas Arek Blusukan Surabaya (KAreB´S) mengatakan, jika tasyakuran kemenangan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin sekaligus memperingati Hari Kartini.

“Semoga inspirasi Kartini mampu mengiringi Pak Jokowi dan Mbah Kyai Ma’ruf Amin dalam memimpin negeri periode 2019-2024,” kata wanita yang juga penulis buku spesial biografie tersebut pada awak media.

Optimismenya Ita -panggilan akrabnya- terhadap kepemimpinan Capres-Cawapres 01 dibuktikan dengan tingginya kepercayaan masyarakat dalam memilih di TPS yang ada di Jawa Timur.

“Saya yakin perolehan suara 01 bisa tembus 65% jika melihat animo masyarakat di 38 kabupaten dan kota di Jatim,” tambah wanita yang juga inisiator berdirinya Relawan Jokowi Ma’ruf Amin (RJM). Alasannya, masing-masing relawan memiliki bukti C1 dari TPS di tempatnya memilih.

Juga ada bubur sengkolo dalam tasyakuran kemenangan 01 oleh para relawan. Ini karena filosofi Jawanya mendalam. Makanan yang terbuat dari beras, santan dan gula aren untuk keselamatan dan tolak bala.

Bubur merah dengan tengah putih biasa ditampilkan dalam selamatan di lingkungan Jawa jang diwadahi daun pisang untuk keselamatan. Begitu juga dengan makna tumpeng yang ikut dihadirkan oleh gabungan relawan 01 tersebut. “Pagi-pagi sarapan bubur sengkolo bikin nyaman diperut,” kata Ita.

Pada kesempatan itu, Achmad Soedjono, Sektretaris JOKMA Jatim meminta relawan yang tidak terprovokasi dengan klaim kemenangan pihak lain.

Acara yang dihadiri ratusan relawan itu diisi orasi kebangsaan dari tokoh nasional Tjuk K Sukiadi yang mengingatkan akan pentingnya kesatuan dan persatuan bangsa pasca 17 April lalu. Sholawat nabi mengiringi pemotongan tumpeng yang doanya dipimpin H Badrud Tamam.

Tasyakuran makin meriah saat relawan makan bersama nasi tumpeng dan aneka jajan pasar yang disiapkan secara patungan oleh relawan sendiri. Sebelumnya para relawan diajak bernyanyi lagu ‘Jokowi Wae’ oleh Ancha Maulana motor grup Semanggi Akustik. (ist)

Add Comment