106 Tahun Sejarah Purbakala di Indonesia

foto
Kepala BPCB Jawa Timur, Andi Muhammad Said. Foto: Kemdikbud.go.id.

Perjalanan sejarah purbakala dimulai dari sebuah lembaga swasta yang dilanjutkan oleh pemerintah Hindia Belanda, dan karena situasi tidak kondusif kemudian dibubarkan.

Tanggal 14 Juni 1913 pemerintah Hindia Belanda mendirikan ‘Oudheidkundige Dienst in Nederlansche Indie (OD)’ dengan surat keputusan nomor 62 tanggal 14 Juni 1913.

Usia 106 tahun merupakan perjalanan panjang bagi sebuah lembaga dengan membawa tujuan pelindungan dan pelestarian peninggalan purbakala.

Capaian registrasi cagar budaya yang terhimpun dalam Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya (sampai dengan 10 Juni 2019) adalah jumlah Obyek Yang Diduga sebagai Cagar Budaya (ODCB) yang terdaftar sebanyak 90.076 objek.

Kemudian jumlah ODCB yang terverifikasi sebanyak 45.034 objek, jumlah Rekomendasi CB sebanyak 1.518 objek, dan jumlah CB ditetapkan sebanyak 1.455 objek.

Perjalanan lembaga purbakala di Jawa Timur dimulai di kota Mojokerto sejak tanggal 13 Desember 1962 telah mengalami beberapa kali perubahan nama, hingga tanggal 20 Juli 2012 menjadi Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur sampai sekarang.

Kepala BPCB Jawa Timur, Andi Muhammad Said, dalam amanah yang disampaikannya pada upacara peringatan hari ulang tahun purbakala dan dihadiri semua pegawai, mengajak untuk meneruskan dan meningkatkan upaya pelestarian dalam bentuk apapun.

Termasuk kerjasama dengan komunitas dan pemerintah daerah agar Cagar Budaya Indonesia semakin berperan dalam pemajuan Kebudayaan Nasional dan makin dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas. (sumber)

Add Comment